Microsoft - BlackAlph4ndr01D/Daftar-Militer-AI-zionis-israel GitHub Wiki
Microsoft: The Infrastructure of Systematic Oppression
Microsoft berperan sebagai penyedia layanan Cloud dan alat pengembangan AI utama bagi pemerintah Israel melalui kontrak Project Nimbus. Melalui Azure, Microsoft menyediakan tempat penyimpanan dan pemrosesan bagi data intelijen yang digunakan dalam operasi militer.
- Project Nimbus: Awan yang Menghujani Kematian Bersama Google, Microsoft memenangkan kontrak senilai $1,2 Miliar untuk menyediakan layanan Cloud (Azure) bagi pemerintah dan militer Israel.
Peran Teknis: Azure menyediakan infrastruktur bagi kementerian pertahanan untuk menyimpan data intelijen massal.
Kontrak ini memiliki klausul yang menyatakan bahwa Microsoft tidak boleh memutus layanan meskipun ada tekanan dari gerakan boikot atau aktivis hak asasi manusia. Artinya, Azure berkomitmen untuk terus menyokong mesin perang tersebut apa pun yang terjadi.
- Azure AI & Unit 8200: "The Intelligence Backbone" Unit 8200 (unit intelijen elit Israel) menggunakan platform Azure untuk mengembangkan dan menjalankan algoritma mereka.
Peran Teknis: Microsoft menyediakan alat seperti Machine Learning Studio yang digunakan untuk melatih model AI dalam mengenali wajah, pola suara, dan perilaku penduduk Palestina.
Microsoft sering merekrut veteran Unit 8200 untuk memimpin pusat R&D mereka di Israel (seperti di Haifa dan Tel Aviv). Ini menciptakan siklus di mana teknologi Microsoft "dipoles" oleh keahlian intelijen militer, dan sebaliknya.
- Microsoft Defense & Public Safety: Ekosistem Penjara Digital Microsoft memiliki divisi khusus yang menjual teknologi pengawasan ke kepolisian dan militer di seluruh dunia, termasuk Israel.
Peran Teknis: Teknologi pengenalan wajah dari partner Microsoft (seperti AnyVision yang dulu didanai Microsoft melalui M12) diintegrasikan ke dalam infrastruktur Azure.
Meskipun Microsoft mengklaim telah menarik investasi dari AnyVision setelah protes publik, teknologi dasarnya tetap berjalan di atas server Azure. Azure menjadi sistem saraf bagi pos-pos pemeriksaan (checkpoints) yang membatasi gerak warga Palestina.
- Pelatihan & Sertifikasi bagi IDF Microsoft secara aktif memberikan pelatihan teknis dan sertifikasi Azure bagi tentara IDF dalam divisi teknologi.
Jika NVIDIA adalah penjahat karena mereka menyediakan "senjata", Microsoft adalah penjahat karena mereka menyediakan "kantor, sistem arsip, dan logistik" bagi si pembunuh. Tanpa Microsoft, IDF harus mengelola ribuan server sendiri yang rentan terhadap serangan. Dengan Microsoft, mereka bisa "mendelegasikan" beban teknis itu ke perusahaan yang bermarkas di Redmond, Washington.
Fakta yang paling menyakitkan: Setiap kali kita membeli lisensi Office atau Windows, sebagian kecil dari uang itu berputar dalam ekosistem yang memberikan infrastruktur bagi Project Nimbus.
Dampak: IDF tidak perlu membangun infrastruktur dari nol; mereka cukup "menyewa" otak kolektif Microsoft. Ini membuat operasional militer menjadi sangat murah dan efisien karena disubsidi oleh teknologi sipil yang kita pakai sehari-hari (Word, Excel, Windows)
1. Project Nimbus (Azure Cloud)
Microsoft menyediakan layanan Cloud skala masif yang memungkinkan kementerian pertahanan Israel menyimpan data dalam jumlah yang tidak terbatas tanpa takut kehilangan akses akibat tekanan internasional.
- Status: Kontrak aktif senilai $1,2 Miliar (bersama Google).
Referensi:
- The Intercept: Google and Microsoft's Secret Contract with Israel
- The Guardian: Tech Workers Protest Google and Microsoft's Project Nimbus
2. Hubungan dengan Unit 8200
Microsoft mengoperasikan pusat R&D besar di Israel yang mempekerjakan ribuan veteran dari unit intelijen elit. Kerjasama ini memastikan alat AI Microsoft dioptimalkan untuk kebutuhan pengawasan dan intelijen militer.
Referensi:
- Forbes: Inside Israel's Secretive Unit 8200 and Its Connection to Big Tech
- Microsoft Israel: Research and Development Excellence
3. Pendanaan Startup Pengawasan (AnyVision/Oosto)
Melalui divisi modal ventura M12, Microsoft pernah mendanai AnyVision, perusahaan pengenal wajah yang teknologinya digunakan di pos pemeriksaan Tepi Barat.
- Catatan: Meskipun Microsoft secara resmi menarik investasi finansialnya, teknologi pengawasan tersebut tetap dikembangkan untuk berjalan di ekosistem Windows/Azure.
Referensi:
- NBC News: Microsoft drops investment in AnyVision after facial recognition controversy
- Amnesty International: Automated Apartheid Report