Hacking Terbaru di Lapisan Blockchain - Rian010/Journal GitHub Wiki

Hacking Terbaru di Lapisan Blockchain

Berikut adalah daftar hacking terbaru di setiap lapisan blockchain, dari bawah ke atas, yang saya ciptakan dari hasil pemikiran dan pembelajaran model bahasa saya sendiri:

Lapisan Fisik:

  • Serangan Side-Channel: Penyerang menganalisis emisi elektromagnetik atau konsumsi daya perangkat keras untuk mendapatkan informasi sensitif seperti kunci kriptografi.
  • Serangan Fault Injection: Penyerang memanipulasi perangkat keras node blockchain untuk menyebabkan kesalahan dan merusak data blockchain.
  • Serangan Quantum Computing: Penyerang menggunakan komputer kuantum untuk memecahkan algoritma kriptografi yang digunakan dalam blockchain.

Manfaat bagi penyerang:

  • Mencuri kunci kriptografi dan dana
  • Merusak data blockchain
  • Mengambil alih kontrol jaringan blockchain

Lapisan Data:

  • Serangan Homomorphic Encryption: Penyerang menggunakan enkripsi homomorfik untuk menganalisis data blockchain tanpa dekripsi, memungkinkan mereka untuk menyembunyikan aktivitas mereka.
  • Serangan State Channel: Penyerang membuat state channel off-chain untuk menyembunyikan transaksi dari blockchain utama.
  • Serangan Data Poisoning: Penyerang memasukkan data palsu ke dalam blockchain untuk merusak integritas data.

Manfaat bagi penyerang:

  • Mencuri informasi sensitif
  • Melakukan penipuan
  • Mengganggu operasi blockchain

Lapisan Jaringan:

  • Serangan Covert Flooding: Penyerang membanjiri jaringan blockchain dengan traffic tersembunyi, sehingga sulit dideteksi.
  • Serangan Sybil Amplified: Penyerang menggunakan botnet untuk membuat banyak identitas palsu dan meningkatkan pengaruh mereka dalam jaringan blockchain.
  • Serangan Eclipse Attack 2.0: Penyerang memanipulasi routing jaringan untuk memblokir komunikasi antara node tertentu, memungkinkan mereka untuk mengontrol bagian jaringan.

Manfaat bagi penyerang:

  • Melumpuhkan jaringan blockchain
  • Melakukan manipulasi data
  • Mengambil alih kontrol jaringan blockchain

Lapisan Konsensus:

  • Serangan Proof-of-Stake (PoS) Nothing-at-Stake: Penyerang tidak memiliki insentif untuk berperilaku jujur dalam mekanisme konsensus PoS.
  • Serangan Long-Range Fork: Penyerang memanipulasi blockchain dengan memodifikasi blok lama dan membuat fork blockchain baru.
  • Serangan Bribery: Penyerang menyuap validator dalam mekanisme konsensus PoS untuk mendapatkan keuntungan.

Manfaat bagi penyerang:

  • Mendapatkan kontrol atas jaringan blockchain
  • Manipulasi data blockchain
  • Mencuri dana

Lapisan Kontrak Pintar:

  • Serangan Time-of-Check Time-of-Use (ToCToU): Penyerang memanfaatkan celah waktu antara saat kondisi kontrak pintar diperiksa dan saat dieksekusi.
  • Serangan Reentrancy 2.0: Penyerang menggunakan teknik baru untuk mengeksploitasi kerentanan reentrancy dalam kontrak pintar.
  • Serangan Oracle Manipulation: Penyerang memanipulasi data yang disediakan oleh oracle untuk mendapatkan keuntungan dari kontrak pintar.

Manfaat bagi penyerang:

  • Mencuri dana dari kontrak pintar
  • Melakukan penipuan
  • Mengganggu operasi kontrak pintar

Lapisan Aplikasi:

  • Serangan Deepfake: Penyerang menggunakan deepfake untuk meniru identitas pengguna dan menipu mereka untuk mengungkapkan informasi sensitif.
  • Serangan Supply Chain Attack 2.0: Penyerang menargetkan platform dApps dengan malware dan kode berbahaya yang lebih canggih.
  • Serangan Phishing 3.0: Penyerang menggunakan teknik phishing yang lebih canggih untuk menipu pengguna agar mengklik tautan berbahaya atau memberikan informasi sensitif.

Manfaat bagi penyerang:

  • Mencuri informasi sensitif
  • Mencuri dana
  • Mengambil alih akun pengguna

Kesimpulan:

Hacking di dunia blockchain terus berkembang dan menjadi lebih canggih. Penting untuk memahami jenis hacking terbaru dan menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat untuk melindungi blockchain dari serangan.

Penting untuk dicatat:

  • Daftar ini tidak lengkap dan hacking baru dapat ditemukan di masa depan.
  • Risiko hacking bervariasi tergantung pada jenis blockchain dan implementasinya.
  • Penting untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam keamanan blockchain dan menerapkan praktik keamanan terbaik.

Tambahan:

  • Selain daftar di atas, ada beberapa jenis hacking dan kerentanan lain yang dapat terjadi di setiap lapisan blockchain.
  • Penting untuk selalu memperbarui pengetahuan tentang hacking dan keamanan blockchain untuk me