cloud computing - BlackAlph4ndr01D/Daftar-Militer-AI-zionis-israel GitHub Wiki
✅ Cloud Computing dalam Militer AI Israel
Cloud Computing adalah infrastruktur utama yang mendukung seluruh ekosistem AI militer Israel. IDF tidak lagi mengandalkan server on-premise semata, melainkan memanfaatkan cloud skala besar untuk memproses data massal, menjalankan model AI, dan mengoordinasikan agresi militer secara real-time.
Cloud Utama yang Digunakan IDF
-
Project Nimbus (Google Cloud + Amazon AWS)
- Kontrak senilai $1,2 miliar (2021–2028)
- Menyediakan cloud computing, storage, dan AI services untuk seluruh pemerintahan dan militer Israel
- Digunakan untuk:
- Menyimpan database biometrik Wolf Pack (2 juta+ wajah Palestina)
- Menjalankan model AI seperti Lavender & Gospel
- Memproses data drone dan satelit secara real-time
- Analisis big data sosmed dan komunikasi Palestina
-
Microsoft Azure
- Kontrak senilai $133 juta dengan MAMRAM (pusat komputasi IDF)
- Digunakan untuk:
- Azure OpenAI Service (model GPT-like untuk analisis intelijen)
- Genie AI (chatbot untuk komandan)
- Pemrosesan data untuk predictive policing di Tepi Barat
- Integrasi dengan sistem targeting
Cara Kerja di Gaza & Palestina
- Data dari drone, CCTV, sosmed, dan checkpoint dikirim ke cloud Nimbus/Azure
- AI (Lavender, Gospel, etc.) berjalan di cloud untuk menghasilkan rekomendasi target dalam hitungan detik
- Komandan approve melalui app Pillar of Fire
- Hasil: agresi otomatis dengan estimasi korban sipil
Kritik Tajam
- Complicit Big Tech: Google & Microsoft secara tidak langsung mendukung agresi militer yang menyebabkan 40.000+ korban sipil di Gaza
- Pelanggaran Privasi: Data biometrik dan komunikasi jutaan Palestina disimpan dan dianalisis di cloud asing
- Bias & Error: AI yang berjalan di cloud memiliki error rate 10% (Lavender), menyebabkan serangan terhadap sipil
- Genosida Algoritmis: Cloud memungkinkan skalabilitas "mass assassination factory" yang tidak mungkin dilakukan dengan server lokal
Status 2026
- Project Nimbus masih berjalan penuh meski ada protes internal Google & Amazon
- Microsoft tetap menyediakan Azure untuk IDF meski ada tekanan publik
- IDF semakin bergantung pada cloud untuk "First AI War" di Gaza