Where's Daddy - BlackAlph4ndr01D/Daftar-Militer-AI-zionis-israel GitHub Wiki
Where’s Daddy? adalah sistem AI penentuan target yang digunakan oleh Israel Defense Forces (IDF) dalam perang Gaza. Fokusnya adalah melacak keberadaan individu yang ditandai sebagai anggota Hamas atau PIJ, terutama saat mereka berada di rumah bersama keluarga. Sistem ini mempercepat eksekusi serangan, namun menimbulkan risiko besar bagi warga sipil Palestina.
Identitas Sistem
- Nama resmi: Where’s Daddy? (Ha’Abba dalam bahasa Ibrani)
- Kategori: AI Targeting / Automated Tracking System
- Operator: Israel Defense Forces (IDF)
- Pengembang: Unit intelijen IDF (diduga Unit 8200)
- Periode penggunaan: Perang Gaza 2023–2024
Fungsi & Kemampuan
-
Tujuan utama:
- Melacak lokasi individu yang masuk database target.
- Memberi rekomendasi waktu serangan saat target berada di rumah.
-
Metode/teknologi:
- Analisis data pengawasan (drone, satelit, intelijen digital).
- Algoritma pencocokan pola aktivitas individu.
- Integrasi dengan sistem eksekusi serangan udara.
-
Integrasi sistem lain:
Komponen Utama
| Komponen | Fungsi | Catatan |
|---|---|---|
| Database individu | Menyimpan daftar target | Fokus pada pria Palestina yang dikaitkan dengan Hamas/PIJ |
| Tracking engine | Melacak lokasi target | Menggunakan data drone & satelit |
| Recommendation module | Memberi waktu serangan | Sering saat target berada di rumah |
| Command interface | Hubungkan ke unit serangan | Eksekusi cepat, minim verifikasi |
Konteks Penggunaan
- Lokasi/operasi: Perang Gaza 2023–2024.
- Unit/korps terkait: Unit intelijen IDF, Air Force Command.
- Catatan verifikasi: investigasi media internasional (The Guardian, +972 Magazine, Local Call).
Dampak & Kritik
-
Isu utama:
- Menargetkan individu di rumah bersama keluarga.
- Mempercepat eksekusi serangan personal.
- Meningkatkan korban sipil Palestina.
-
Respon resmi:
- IDF menyebut ada “human in the loop” dalam keputusan.
- Namun investigasi menunjukkan eksekusi sering otomatis.
-
Catatan analis:
- Risiko bias algoritma.
- Pelanggaran hukum humaniter internasional.
- Preseden berbahaya penggunaan AI untuk melacak individu di ruang privat.
Sumber
- Media investigatif: democracynow, tehrantimes
- NGO/riset: Human Rights Watch
- Akademik: publikasi tentang AI dalam perang & etika militer