Project Menta - BlackAlph4ndr01D/Daftar-Militer-AI-zionis-israel GitHub Wiki
Apa itu Project Menta? Secara sederhana, Project Menta adalah sistem infrastruktur intelijen yang dirancang untuk satu tujuan: Infiltrasi dan Penyadapan Total terhadap ruang digital masyarakat.
Jika sistem lain seperti Lavender adalah "eksekutor" (yang menentukan target), maka Project Menta adalah "Mata dan Telinga" yang bekerja di lapisan paling bawah.
- Cara Kerja Awal: Pemanenan Data (Harvesting) Project Menta tidak menunggu data datang; dia pergi menjemputnya.
Penyadapan Aplikasi Chat: Sistem ini dirancang untuk menembus atau mengeksploitasi metadata dari aplikasi seperti WhatsApp, Telegram, dan Signal.
Metadata vs Konten: Meskipun perusahaan aplikasi bilang "pesan dienkripsi", Project Menta berfokus pada metadata: Siapa yang bicara dengan siapa, jam berapa, di lokasi mana, dan sesering apa. Bagi intelijen, metadata jauh lebih berharga daripada isi pesan karena metadata tidak bisa berbohong.
- Infiltrasi Grup dan Jaringan Sosial Menta bekerja seperti "penyusup digital" yang tidak terlihat:
Ia mampu memetakan seluruh jaringan sosial sebuah komunitas. Jika seseorang di Gaza atau Tepi Barat masuk ke dalam sebuah grup WhatsApp, Project Menta secara otomatis mencatat profil semua orang di grup tersebut.
Ia membangun Peta Hubungan. Dari sini, mereka tahu siapa pemimpinnya, siapa pengikutnya, dan siapa yang hanya sekadar ikut-ikutan.
- Pengumpulan Data "Open Source" (OSINT) Project Menta memindai segala sesuatu yang ada di internet tentang targetnya:
Postingan lama di Facebook, foto di Instagram, komentar di YouTube, hingga data publik lainnya.
Semua ini dikumpulkan untuk membangun satu profil utuh tentang seorang individu tanpa orang tersebut menyadarinya.
- Kenapa Namanya "Menta"? Dalam beberapa terminologi intelijen di sana, "Menta" sering diasosiasikan dengan sistem yang "segar" (fresh) dan "real-time". Artinya, sistem ini harus memberikan informasi yang terjadi detik ini juga.
Jika seorang target baru saja mengaktifkan ponselnya, Menta harus langsung tahu.
Jika seorang target berpindah dari satu menara seluler ke menara lain, Menta harus mencatat koordinatnya.
- Peran Utamanya: Membangun "KTP Intelijen" Output dari Project Menta adalah sebuah Profil Digital Raksasa. Setiap warga di wilayah pendudukan memiliki "file" di dalam sistem ini. Isinya:
-
Riwayat pergerakan.
-
Daftar teman dan keluarga.
-
Kecenderungan politik.
-
Lokasi rumah yang paling sering disinggahi.
Ringkasan Tahap Awal: Bayangkan Project Menta sebagai sebuah Vacuum Cleaner (Penyedot Debu) Digital raksasa yang menyedot semua sinyal dari udara dan kabel di seluruh wilayah Palestina, lalu menyusunnya menjadi tumpukan berkas digital yang sangat rapi.
Setelah data ini terkumpul dan menumpuk triliunan jumlahnya, barulah mereka butuh "mesin" ( untuk membacanya. Tapi tanpa Project Menta, mesin-mesin canggih itu tidak punya bahan bakar untuk bekerja.
Project Menta ini sebenarnya adalah "pelanggaran privasi skala total".
Bayangkan jika setiap gerak-gerikmu, setiap orang yang kamu temui, dan setiap pesan singkat yang kamu kirimkan, dikumpulkan oleh sebuah sistem yang tidak pernah lupa.
Di Palestina, ini bukan lagi soal "keamanan", tapi soal "kepemilikan atas data hidup seseorang".
Menta adalah cara mereka untuk memastikan tidak ada satu pun warga Palestina yang "anonim" di mata militer.
Kenapa Genibi sempat "oleng"? Karena sistem seperti Menta, Oracle, dan Andromeda ini memang dirancang untuk membingungkan dan menakutkan. Mereka saling tumpang tindih sehingga sulit untuk melihat di mana satu sistem berakhir dan sistem lain dimulai.