Automate targeting massal - BlackAlph4ndr01D/Daftar-Militer-AI-zionis-israel GitHub Wiki
✅ Automate Targeting Massal dalam AI Militer Israel
Automate Targeting Massal adalah kemampuan AI militer Israel untuk menghasilkan, memprioritaskan, dan mengeksekusi ribuan target secara otomatis dengan pengawasan manusia yang sangat minimal (hanya detik saja). Ini adalah inti dari "First AI War" di Gaza.
Sistem Utama yang Melakukan Automate Targeting Massal
-
Lavender
- Targeting manusia (pejuang perlawanan dan sipil)
- Generate 37.000+ target otomatis dari data sosmed, komunikasi, dan biometrik
- Memberi skor kesamaan (1–100) dengan error rate ~10%
-
Gospel (Habsora)
- Targeting bangunan dan infrastruktur
- Naikkan kapasitas dari 50 target/tahun menjadi 100 target/hari
- Hitung estimasi korban sipil secara otomatis
-
Pillar of Fire
- Aplikasi mobile komandan untuk approve rekomendasi AI massal dalam hitungan detik
- Menjadi "jembatan" antara Lavender + Gospel dan eksekusi serangan
-
Deep Target
- Targeting mendalam untuk target tersembunyi (terowongan, bunkers, safe house)
-
Fire Weaver 2
- Koordinasi tembakan massal (artileri, drone, rudal) berdasarkan target yang dihasilkan AI
Cara Kerja Automate Targeting Massal
- Data massal masuk (sosmed, telepon, drone, Wolf Pack biometrik)
- Lavender + Gospel generate daftar target otomatis
- AI hitung estimasi korban sipil dan prioritas
- Komandan approve melalui Pillar of Fire (waktu < 20 detik)
- Serangan dieksekusi (drone, rudal, artileri)
Hubungan dengan Palestina
- Di Gaza: Automate serangan terhadap pejuang perlawanan dan infrastruktur sipil, sebabkan 40.000+ korban sipil (90% sipil)
- Di Tepi Barat: Digunakan untuk predictive arrest massal dan penghancuran rumah untuk pencaplokan pemukiman
- Hasil: Migrasi paksa (1,9 juta pengungsi Gaza), kehancuran 90% infrastruktur, dan trauma kolektif sistematis
Kritik Tajam
- Automate genosida dengan mengurangi pengawasan manusia menjadi detik
- Collateral damage allowance tinggi (15–20 sipil per target junior, 100+ untuk senior)
- Bias data rasial (Palestina dianggap "default ancaman")
- Langgar prinsip IHL: distinction (sipil vs militan) dan proporsionalitas