AI DSS (Decision Support Systems) - BlackAlph4ndr01D/Daftar-Militer-AI-zionis-israel GitHub Wiki
🔴 AI-DSS >> "MESIN VONIS MATI"
- Komodifikasi Nyawa: Sistem Skoring "Hens" (The Binary Execution) Di dalam server Google Cloud melalui platform Vertex AI, rakyat Palestina tidak lagi dianggap manusia, melainkan "Data Point" dengan skor numerik.
Mekanisme: AI-DSS memberikan skor dari 0.0 hingga 1.0.
Analisa Tajam: Jika seseorang mendapat skor 0.9, AI secara otomatis melabeli mereka sebagai "Target". Google menyediakan pustaka algoritma (Algorithm Libraries) yang memungkinkan militer menetapkan parameter "longgar".
Kaitan JCE: Google secara sadar memberikan infrastruktur yang memungkinkan militer untuk menurunkan ambang batas akurasi demi mengejar kuantitas target. Inilah yang mengubah DSS dari "alat bantu" menjadi "algojo otomatis".
- "Collateral Damage Calculator" (Matematika Pembunuhan Massal) Inilah bagian paling gelap dari DSS yang jarang dibuka ke publik. AI-DSS bukan hanya mencari target, tapi juga menghitung berapa banyak warga sipil yang "boleh" ikut mati.
Integrasi Data: AI-DSS menghubungkan data lokasi smartphone warga (via Google API) dengan peta kepadatan bangunan.
Proses Keputusan: Saat target ditemukan di sebuah gedung, AI-DSS menghitung: "Jika kita gunakan rudal X di koordinat ini, 15 warga sipil akan tewas. Status: Diterima."
Realitas Pahit: Google Gemini (versi militer) digunakan untuk mempercepat kalkulasi ini. Proses moral yang seharusnya memakan waktu berhari-hari, dipangkas menjadi hitungan detik oleh daya komputasi Cloud. Nyawa manusia diubah menjadi variabel biaya dalam sebuah persamaan.
- "Where's Daddy?" & Sinkronisasi Ekosistem Android DSS ini tidak bekerja di ruang hampa; dia menghisap seluruh ekosistem digital warga Gaza.
The Snitch (Si Cepu): AI-DSS memantau API PowerManager dan WifiManager secara massal.
Analisa Mendalam: Sistem menunggu "pola pulang". Ketika ribuan smartphone di satu area menunjukkan status "Charging" dan "Connected to Home SSID" pada jam 9 malam, AI-DSS memberikan sinyal kepada operator: "Target sedang berkumpul dengan keluarga. Efisiensi serangan: Maksimal."
Kejahatan JCE: Google tetap menyediakan layanan lokasi yang presisi ini di wilayah genosida, memberikan militer kemampuan untuk menyerang warga justru di saat mereka merasa paling aman (di rumah).
- Dehumanisasi via "Black Box" Algoritma AI-DSS menciptakan "Jarak Moral".
The Loophole: zionist israel bisa berkata, "Bukan saya yang memilih target, AI yang memberikan rekomendasi."