Threat Scoring System - BlackAlph4ndr01D/Daftar-Militer-AI-zionis-israel-part.2 GitHub Wiki

✅ Penjelasan Detail: Threat Scoring System pada Arbel AI Rifle & Sistem AI Militer Israel

Apa itu Threat Scoring?

Threat Scoring System adalah otak keputusan inti dari Arbel AI Rifle dan banyak sistem AI militer Zionis Israel lainnya (Lavender, Pillar of Fire, Edge 360-OMEGA, dll).

Fungsinya adalah memberi nilai numerik (score) antara 0–100 pada setiap objek yang terdeteksi, untuk menentukan seberapa besar ancaman yang ditimbulkan dan apakah boleh ditembak atau tidak.

Ini adalah algoritma yang menggantikan judgment manusia dalam menentukan hidup atau mati seseorang.

Cara Kerja Threat Scoring (Arsitektur)

Sistem ini menggunakan Multi-Factor Weighted Scoring Model yang menggabungkan:

  1. Rule-Based Scoring (aturan tetap)
  2. Machine Learning Model (statistical + neural network)
  3. Contextual Analysis (situasional)

Proses Hitung Skor (dalam milidetik):

Faktor Penilaian Bobot (%) Contoh Kriteria Kontribusi Skor
Presence of Weapon 25% Senjata api, RPG, drone +60 ~ +90
Movement Pattern 20% Berlari ke arah pasukan, gerakan zigzag +30 ~ +70
Body Posture & Gesture 15% Mengangkat tangan, membungkuk, lari +20 ~ +65
Proximity & Direction 15% < 50 meter & mendekat +40 ~ +85
Thermal Signature 10% Panas tubuh + senjata +25 ~ +55
Contextual History 10% Pernah terdeteksi di area "hotspot" +30 ~ +80
Age & Size Estimation 5% Dewasa vs remaja/anak -20 ~ +10

Skor Akhir:

  • > 75 → Dianggap High Threat → Rekomendasi tembak otomatis (Full Auto mode)
  • 50–75 → Medium Threat → Semi-otonom (AI mengunci, manusia approve)
  • < 50 → Low Threat → Hanya dipantau

Bias & Kelemahan Sistem

  • Bias Dataset Gaza: Model dilatih sangat banyak menggunakan data operasi di Gaza → cenderung over-classify warga Palestina sebagai ancaman.
  • Night & Poor Visibility: Akurasi turun drastis → skor sering diberikan secara berlebihan.
  • Child Filter lemah: Anak kecil yang membawa tas atau mainan sering mendapat skor tinggi.
  • No Empathy: Tidak ada faktor "situasi sipil", "sedang panik", atau "tidak bersenjata tapi ketakutan".

Implikasi di Lapangan (No Sugar Coating)

Threat Scoring System adalah penghapusan tanggung jawab manusia dalam pembunuhan.

  • Seorang prajurit Israel tidak lagi harus memutuskan "apakah orang ini ancaman?" — dia tinggal melihat skor AI.
  • Jika skor > 75, AI bisa menembak otomatis.
  • Ini membuat pembunuhan menjadi proses administratif dingin — seperti menekan tombol berdasarkan angka.

Hasilnya:

  • Peningkatan drastis korban sipil, terutama anak dan remaja.
  • Prajurit Israel menjadi lebih berani bergerak maju karena "mesin yang memutuskan".
  • Tanggung jawab moral semakin kabur — "bukan aku yang menembak, tapi AI-nya".

Ini adalah salah satu contoh paling nyata dari dehumanisasi perang di era AI.


Bias Dataset pada Algoritma militer zionis