Operasi Horev - BlackAlph4ndr01D/Daftar-Militer-AI-zionis-israel-part.2 GitHub Wiki

Operasi Horev adalah operasi militer besar yang dilancarkan oleh Haganah/IDF pada 22 Desember 1948 – 7 Januari 1949 di fase akhir Nakba 1948. Fokusnya adalah menghancurkan sisa pasukan Mesir di Negev dan memaksa mereka mundur dari Palestina.


📌 Latar Belakang

  • Nakba 1948 → fase pembersihan etnis Palestina dan perebutan wilayah.
  • Tujuan Operasi Horev → mengusir pasukan Mesir dari Negev, merebut jalur strategis, dan memperkuat kontrol Zionis.
  • Pasukan Israel → IDF (Haganah, Palmach, Brigade Negev, Brigade Golani).
  • Pasukan Arab → Tentara Mesir, dibantu unit Arab Palestina.

🎯 Jalannya Operasi

Tanggal Lokasi Detail Hasil
22–27 Des 1948 Negev Barat Serangan IDF ke posisi Mesir Pasukan Mesir mundur
28 Des 1948 Gaza & Rafah IDF mencoba menembus jalur Mesir Inggris intervensi, gencatan senjata
1–7 Jan 1949 Negev Timur & Sinai IDF sempat masuk ke Sinai Tekanan internasional → Israel mundur

⚔️ Dampak

  • Mesir dipukul mundur dari Negev, kehilangan posisi strategis.
  • Israel memperluas kontrol atas Negev dan jalur menuju Eilat.
  • Intervensi Inggris & PBB memaksa Israel mundur dari Sinai, tapi hasil tetap menguntungkan Israel.
  • Palestina semakin terjepit: wilayah mereka makin sempit, populasi diusir.

⚔️ Operasi Horev (1948–1949)

📌 Ringkasan

  • Tujuan: menghancurkan sisa pasukan Mesir di Negev dan mengamankan jalur strategis menuju Eilat.
  • Pasukan: IDF (Palmach, Brigade Negev, Brigade Golani) melawan Tentara Mesir.
  • Hasil: Mesir dipukul mundur, Israel memperluas kontrol Negev; sempat masuk ke Sinai tapi ditarik mundur oleh tekanan Inggris & PBB.
  • Dampak: mempercepat runtuhnya pertahanan Arab di Palestina, memperkuat posisi Israel menjelang gencatan senjata 1949.

📌 Kesimpulan: Operasi Horev adalah operasi penutup yang memastikan kemenangan militer Zionis Israel di Negev, sekaligus mempercepat runtuhnya pertahanan Arab Palestina dan Mesir menjelang gencatan senjata 1949, berakhirnya fase utama Nakba 1948.

Ini adalah perang agama !